Sabtu, 16 Oktober 2010

Cara Kerja Ilmu Kealaman (Ilmu Biologi)


Ilmu Alam, adalah ilmu dengan obyeknya adalah benda-benda alam, dengan hukum yang pasti dan umum dan berlaku kapanpun dan dimanapun. Bidang ilmu yang termasuk ilmu alam adalah : Fisika, Biologi, Kimia dan Ilmu Bumi. (http://joniafandi-joniafandi.blogspot.com/2009_06_01_archive.html)
Biologi (ilmu hayat) adalah ilmu mengenai kehidupan. Istilah ini diambil dari bahasa Belanda "biologie", yang juga diturunkan dari gabungan kata bahasa Yunani, βίος, bios ("hidup") dan λόγος,logos ("lambang", "ilmu"). Dahulu—sampai tahun 1970-an—digunakan istilah ilmu hayat (diambil dari bahasa Arab, artinya "ilmu kehidupan"). (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Ilmu bologi adalah ilmu yang mempelajari segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam ilmu biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. (http://organisasi.org/pengertian_ilmu_biologi)
OBJEK BIOLOGI
Biologi mempelajari kehidupan pada berbagai tingkatan organisasi, yaitu: Sel, Jaringan , Organ, Sistem Organ, Individu , Populasi, Ekosistem, Biosfer.
Biologi mencakup berbagai bidang yang merupakan cabang-cabang biologi. Contoh: Genetika , Sitologi, Histologi, Morfologi, Anatomi, Fisiologi , Taksonomi ,Ekologi , Evolusi, Mikrobiologi, Zoologi, Botani, Malakologi, Virologi, Bakteriologi, Mikologi, Entomologi, Ornitologi, Mamologi, Embriologi, Algologi, Biologi Kelautan, Bioteknologi, Helmintologi, Farmakologi, Klimatologi, Ginekologi
Obyek kajian biologi sangat luas dan mencakup semua makhluk hidup. Karenanya, dikenal berbagai cabang biologi yang mengkhususkan diri pada setiap kelompok organisme, seperti botani, zoologi, dan mikrobiologi. Berbagai aspek kehidupan dikaji. Ciri-ciri fisik dipelajari dalam anatomi, sedang fungsinya dalam fisiologi; Perilaku dipelajari dalam etologi, baik pada masa sekarang dan masa lalu (dipelajari dalam biologi evolusioner dan paleobiologi); Bagaimana makhluk hidup tercipta dipelajari dalam evolusi; Interaksi antarsesama makhluk dan dengan alam sekitar mereka dipelajari dalam ekologi; Mekanisme pewarisan sifat—yang berguna dalam upaya menjaga kelangsungan hidup suatu jenis makhluk hidup—dipelajari dalam genetika. (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Saat ini bahkan berkembang aspek biologi yang mengkaji kemungkinan berevolusinya makhluk hidup pada masa yang akan datang, juga kemungkinan adanya makhluk hidup di planet-planet selain bumi, yaitu astrobiologi. Sementara itu, perkembangan teknologi memungkinkan pengkajian pada tingkat molekul penyusun organisme melalui biologi molekular serta biokimia, yang banyak didukung oleh perkembangan teknik komputasi melalui bidang bioinformatika. (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Cakupan Biologi
Pada masa kini, biologi mencakup bidang akademik yang sangat luas, bersentuhan dengan bidang-bidang sains yang lain, dan sering kali dipandang sebagai ilmu yang mandiri. Namun, pencabangan biologi selalu mengikuti tiga dimensi yang saling tegak lurus: keanekaragaman (berdasarkan kelompok organisme), organisasi kehidupan (taraf kajian dari sistem kehidupan), dan interaksi (hubungan antarunit kehidupan serta antara unit kehidupan dengan lingkungannya). (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Pembagian Berdasarkan Kelompok Organisme
Makhluk hidup atau organisme sangat beraneka ragam. Taksonomi mempelajari bagaimana organisme dapat dikelompokkan berdasarkan kemiripan dan perbedaan yang dimiliki. Selanjutnya, berbagai kelompok itu dipelajari semua gatra kehidupannya, sehingga dikenallah ilmu biologi tumbuhan (botani), biologi hewan (zoologi), biologi serangga (entomologi), dan seterusnya. (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Pembagian Berdasarkan Organisasi Kehidupan
Kehidupan berlangsung dalam hirarki yang terorganisasi. Hirarki organisme, dari yang terkecil hingga yang terbesar yang dipelajari dalam biologi, adalah sebagai berikut: sel; jaringan; organ; sistem organ; individu; populasi; komunitas atau masyarakat; ekosistem; dan bioma. (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Kajian-kajian subindividu mencakup biologi sel, anatomi dan cabang-cabangnya (sitologi, histologi dan organologi), dan fisiologi. Pembagian lebih rinci juga mungkin terjadi. Misalnya, anatomi dapat dikhususkan pada setiap organ atau sistem (biasa terjadi dalam ilmu kedokteran): pulmonologi, kardiologi, neurologi, dan sebagainya). (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Tingkat supraindividu dipelajari dalam ekologi, yang juga memiliki pengkhususan tersendiri, seperti ekofisiologi atau "fisiologi lingkungan", fenologi, serta ilmu perilaku. (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)
Pembagian Berdasarkan Interaksi
Hubungan antar unit kehidupan maupun antara unit kehidupan dan lingkungannya terjadi pada semua tingkat organisasi. (http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi)

 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) :Ilmu yang mempelajari alam dengan segala isinya, termasukgejala-gejala alam




Tumpuan dalam Ilmu kealaman, Khususnya Biologi
Rasa ingin tahu manusia merupakan awal sikap ilmiah, karena ingin tahu lebih lanjut, apa, bagaimana, mengapa peristiwa atau gejala itu.
Ada 4 tahap perkembangan alam pikiran manusia sampai lahirnya IPA (Khususnya biologi), yaiyu : mitos, penalaran, eksperimentasidanmetodekeilmuan.
1. MITOS terjadi karena keterbatasan manusia dalam pengamatan, peralatan, dan cara berpikir pada saat itu
2. PENALARAN DEDUKTIF –TAHAP RASIONALISME
Rasionalisme: Aliran pemahaman untuk pemecahan masalah menggunakan rasio atau daya nalar dalam upaya memperoleh pengetahuan yang benar
3.PENALARAN INDUKTIF –TAHAP EMPIRISME
Empirisme:Pengetahuan yang benar adalah pengetahuan yang diperoleh langsung dari pengalaman konkrit.
4.METODE KEILMUAN / ILMIAH Merupakan perpaduan antara penalaran deduktif dan penalaran induktif
Dalam Biologi juga menerapkan Kerja Ilmiah yaitu Meneliti/Menyelidiki dengan cara sistematis dan disertai dengan sikap ilmiah
Pembentukan sikap ilmiah :a.Memiliki rasa  (kuriositas) yang tinggi dan kemampuan belajar yang besar, b.Tidak dapat menerima kebenaran tanpa bukti, c.Jujur, d.Terbuka, e.Toleran, f.Skeptis, g.Optimis, h.Pemberani, i.Kreatif
Alat Yang digunakan Mempelajari ilmu (Membaca, Mendengar, Mengamati, Meneliti, Menyentuh, Merasakan ) adalah panca indera dan pikiran (rasio)
SARANA BERFIKIR ILMIAH Meliputi: Bahasa; Logika; Matematika; Statistika
METODE DALAM BIOLOGI
  • Para biologiwan sekarang memilih topik-topik tertentu saja dari topik yang beragam mulai dari struktur molekuler virus penyebab AIDS hingga lubang ozone di lapiran stratosfera. Masih banyak yang harus dipelajari dan beberapa biologiwan (ilmuwan) sekarang mengklaim seluruh alam sebagai topik penelitian yang menarik.
  • Tak seorangpun mengklaim bahwa hanya satu metode dapat digunakan untuk menjelaskan kekomplekskan mempelajari biologi
  • Selain kekhususan topik kajian, ilmuwan di seluruh dunia memiliki metoda yang umum berlaku untuk semuanya.
  • Kunci proses ilmu pengetahuan adalah pengamatan atau observasi, menanyakan masalah, menyusun hipotesis untuk menjawab masalah, pendugaan dan pengujian.
  • Jadi  langkah urutan metode atau proses ilmiah yaitu
1.      Menemukan Masalah
2.      Mengajukan Hipotesis
3.      Merancang / Merencanakan Percobaan
4.      Menentukan Alat dan Bahan
5.      Menentukan Variabel
6.      Melakukan Percobaan
7.      Menarik Kesimpulan

Langkah langkah metode ilmiah dapat digambarkan sebagai berikut: Sadar ada masalah, Mengidentifikasi dan merumuskan masalah, Pernyataan/Pertanyaan: tentang apa, mengapa dan bagaimana, Perumusan hipotesis, Dipilih salah satu yang paling mungkindaribanyak jawaban sementara Pengumpulan data /bukt imelalui eksperimen /observasi, Menarik kesimpulan berdasarkan pengujian dan analisis data serta ringkasan emua informasi yang diperoleh, Hukum/dalil , Teori, Masalah baru untuk dipecahkan lebihlanjut/ eksperimen atau observasi lanjutan. (http://nurma.staff.uns.ac.id/files/2009/02/hakekat-ipa.pdf)

Jaminan Obyektivitas Ilmu Biologi
Data-data yang sudah didapat dari percobaan harus diterjemahkan atau dibuat kesimpulan. Dalam eksperimen atau observasi, bisa jadi bertentangan dengan teori yang ada, sehingga obyektivitasnya menjadi dipertanyakan atau diperhitungkan sampai menjadi teori yang kokoh. KESIMPULAN DAPAT MENDUKUNG HIPOTESIS ATAU TIDAK MENDUKUNG HIPOTESIS, HASIL PERCOBAAN TIDAK HARUS SELALU MENDUKUNG HIPOTESIS

Kebenaran dan kepastian Ilmu Biologi
bersifat dinamis, artinya kebenarannya terbuka untuk diuji lagi, sehingga apabila diketemukan pendekatan yang lebih baik, dapat menggugurkan teori yang lama.

Kesimpulan
Epistemologi Biologi didasarkan pada eksperimen dan observasi, obyektivitas dipertanyakan atau diperhitungkan sampai menjadi teori yang kokoh, kebenaran dan kepastiannya bersifat dinamis, metode yang digunakan adalah metode ilmiah.




GOOGLE search
Custom Search

Google search

Custom Search